Multitasking, Sulit atau Mudah untuk Dilakukan?
Untuk seorang mahasiswa, tidak heran rasanya apabila
mendapat tugas yang banyak dan terkesan menumpuk, apalagi untuk seorang
mahasiswa jurusan teknik ( yang dari teknik mana suaranya? ). Hal
tersebut yang saya rasakan ketika mulai memasuki semester 3 di Jurusan Teknik
Sipil, di Universitas Swasta di Jakarta. Banyak kesulitan saya rasakan di awal untuk bisa multitasking yang
artinya harus bisa mengimbangi antara bekerja/ belajar, atau mengerjakan setiap
tugas yang diberikan dan juga bermain/ bersosialisasi. Bagi saya, multitasking harus dipelajari dengan
cepat dan nggak bisa ditunda-tunda, karena banyak tugas atau pekerjaan lain
yang harus saya selesaikan. Intinya adalah, saya harus cepat beradaptasi dengan
semua tugas dan kegiatan selama perkuliahan.
Bicara tentang
mengerjakan tugas, tentu saja tidak lepas dari perangkat komputer/ laptop yang
saya gunakan. Beberapa orang mungkin menganggap laptop bukan salah satu faktor
penting dalam menyelesaikan tugas/ laporan, tapi bagi mahasiswa seperti saya sebuah
laptop akan sangat membantu dan memudahkan dalam mengerjakan tugas maupun
laporan praktikum yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Pada satu sisi,
apabila saya ingin cepat belajar multitasking
dengan tugas-tugas yang ada, maka perlu diimbangi dengan laptop yang mampu
diajak untuk ber-multitasking juga,
alias mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan. Laptop yang handal tentu akan
memudahkan saya dalam mengerjakan tugas seperti berikut ini:
(Foto: Dok. Pribadi)
Nah, gambar
diatas merupakan salah satu dari pekerjaan saya yaitu penyusunan RAB sederhana.
Beberapa pekerjaan/ tugas yang harus saya selesaikan menggunakan laptop dengan
grafis yang mumpuni adalah penyusunan desain bangunan/ rumah dengan software
AutoCAD seperti berikut ini:
(Foto: Dok. Pribadi)
Selain tugas
proyek seperti diatas, bagi saya kegunaan laptop adalah untuk mengerjakan
laporan akhir praktikum, seperti contoh di bawah ini:
(Foto: Dok. Pribadi)
Untuk sebuah
laptop, grafis (GPU) dan processor (CPU)
yang handal akan menjadi kombinasi yang tepat untuk menjalankan aktivitas
multimedia seperti proses editing foto.
Oleh karena
pekerjaan yang membutuhkan laptop dengan kinerja multitasking yang tinggi dan juga performa grafis yang mumpuni, tapi
di satu sisi juga nggak nguras kantong (hehehe biar ngirit lah ya..), saya akan
memilih laptop ASUS X550IK.
Kenapa sih
harus memilih ASUS X550IK ?
Laptop yang
temasuk ke dalam X series ini didukung dengan processor AMD FX-9380P dengan
kecepatan 3.0 GHz (2M Cache, up to 3.7 GHz) dan didukung dengan Grafis keluaran terbaru dari AMD
yaitu AMD Radeon RX-560 yang memiliki VRAM sebesar 4 GB DDR5. Dengan spesifikasi
processor dan grafis yang sangat mumpuni, tidak heran apabila laptop ini masuk
di kategori laptop entry level gaming.
Dari segi
memory (RAM) laptop ASUS X550IK ini
didukung dengan RAM hingga 8 GB DDR4 2133 MHz dan bisa di-upgrade berkat fitur konfigurasi dual channel/ dual slot
RAM yang disediakan oleh ASUS, sehingga dijamin bermain game atau aktivitas
multimedia lainnya tidak akan terhambat (nge-lag). Untuk segi penyimpanan
(storage) si ASUS X550IK memiliki
kapasitas penyimpanan (storage)
sebesar 1 TB (5400 rpm). Sehingga multitasking
merupakan hal yang bisa sering dilakukan dengan laptop ini
Selain
spesifikasi processor dan grafis yang tangguh, terdapat fitur-fitur lain yang
membuat laptop ini semakin layak untuk “dilirik”. Fitur yang tersemat antara
lain yaitu AMD Advance Power Manager (AMP) yang mampu mengatur kerja processor
sesuai dengan kebutuhan sehingga mampu menyelesaikan tugas-tugas dengan
efisiensi daya yang tinggi dan juga mampu membuat laptop ini lebih hemat
baterai. Jadi bisa dibayangkan bagaimana tugas-tugas/pekerjaan saya akan makin
“ngebut” dengan laptop ini.
Wow… bisa
kalian bayangkan sob gimana ngebut tapi irit-nya laptop ini? jadi buat kalian yang
merasa sebagai para gamers sejati akan merasa puas dengan performa laptop ini,
atau mungkin buat kalian yang hobi desain seperti saya dan perlu aplikasi
desain, laptop ini recommended banget
buat kalian.
ASUS X550IK
Fitur lain
yang membuat saya semakin “jatuh cinta” #eeaa dengan laptop ini adalah
disediakannya numpad keyboard. Hadirnya numpad keyboard ini membantu saya untuk
lrbih cepat dalam meng-input data berupa angka-angka, sehingga dengan hadirnya
numpad ini, laptop ASUS X550IK
semakin nyaman digunakan. Bukan hanya bagian numpad-nya saja, tapi secara
keseluruhan keyboard ASUS memang terkenal comfortable
to use alias nyaman digunakan.
Ilustrasi Bagian Numpad
Untuk maslah
audio juga nggak kalah hebat karena ASUS
X550IK menggunakan audio dari Sonic
Master. Sehingga saat digunakan untuk bermain game, nonton film, streaming
video akan semakin nyaman karena suara jernih yang mampu dihadirkan oleh Sonic Master Audio.
Untuk urusan
pengiriman data (konektivitas), kalian tidak perlu khawatir sob karena laptop ini
memiliki beragam port seperti (2) USB port 3.0, (1) USB port 2.0, RJ45 LAN
untuk internet, Audio Jack 3.5 mm, Support HDMI dan juga VGA port.
So… gimana,
mulai tertarik nggak nih? Kalo saya sih jujur aja iya… hehehe….
Jadi kesimpulannya
nih sob, dari segi performa laptop ASUS
X550IK memang patut diacungi jempol, berkat kombinasi Processor AMD
FX-9380P dan juga Grafis terbaru AMD RX560. Fitur lain seperti audio, pengiriman data, hemat daya juga sangat mumpuni sehingga multitasking dengan laptop ini akan semakin mudah dilakukan.
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com


Terima kasih sudah ikutan Blog Competition ASUS AMD - Laptop for Everyone. Good luck ya.
BalasHapus